Alasan Perusahaan Start Up Membutuhkan Assessment Center

Akhir-akhir ini baik di Indonesia dan dunia sedang banyak berita mengenai start up yang kuat dan mempunyai pencapaian bagus mulai mengurangi banyak sekali pekerjanya. Hal tersebut tentunya tidak memberikan wajah yang bagus untuk perusahaan start up yang dinilai mempunyai masa depan yang cerah dan harapan bagi banyak pencari kerja. Bubble start up begitu banyak orang mengatakan mulai meletus, sehingga kejayaan perusahaan start up yang mula-mulanya banyak mendapatkan pujian mulai diragukan oleh banyak pihak dapat bertahan dalam jangka panjang. Solusi apa saja yang dibutuhkan untuk fenomena tersebut? salah satunya adalah perusahaan start up yang membutuhkan assessment center.

Penilaian secara profesional tersebut perlu digunakan agar perusahaan start up mempunyai SDM handal dengan adanya pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan masing-masing. Pentingnya assessment dibutuhkan oleh semua perusahaan, terutama juga tentunya perusahaan yang baru merintis seperti start up. Assessment tersebut dapat digunakan untuk mengukur pekerjaan yang bisa memberikan berbagai manfaat untuk perusahaan start up seperti berikut ini:

1. Bagian trial and error

Manfaat menggunakan assessment center bagi perusahaan start up adalah dapat untuk melewati masa trial and error. Perusahaan start up yang merupakan rintisan baru tersebut tentunya belum mempunyai fondasi yang terlalu kuat seperti pada perusahaan yang sudah lama berdiri lainnya. Hal tersebut membuat banyak perusahaan start up tersebut akan melewati trial and error yang bisa membuat perusahaannya berkembang dan berkembang di dalam bisnis. Uji coba tersebut tentunya akan memberikan dinamika yang beragam bagi perusahaan yang tidak jarang akan memberikan hasil yang tidak sesuai dengan keinginan. Karena belum mempunyai kondisi yang belum kuat tersebut, maka assessment dibutuhkan agar lebih mudah untuk melewati masa trial and error tersebut. Sehingga perusahaan start up tersebut tidak akan mudah untuk dimanfaatkan dan melewati trial and error yang bisa membahayakan bagi perusahaan.

2. Memudahkan meraih KPI

Manfaat selanjutnya menggunakan penilaian di perusahaan start up adalah dapat memudahkan KPI. KPI merupakan key performance indicator yaitu indikator yang bisa untuk membuat perusahaan cepat bertumbuh karena mempunyai kinerja atau performa yang baik. Sehingga apabila karyawan mempunyai kinerja yang baik tersebut akan lebih membuat perusahaan mempunyai produktivitas tinggi yang juga menguntungkan bagi perusahaan. Penilaian tersebut dapat memberikan efek pacu pada karyawan sehingga bisa digunakan sebagai motivasi untuk mempunyai kinerja yang lebih baik. Assessment bisa memaksa karyawan untuk dapat lebih produktif dan mempunyai daya saing yang bagus untuk perusahaan.

3. Memahami potensi karyawan

Keuntungan atau manfaat utama dari melakukan penilaian adalah dapat mengetahui potensi karyawan dengan lebih baik. Dengan mengetahui potensi karyawan tersebut akan bisa menempatkannya pada posisi dan tugas yang tepat. Sehingga hal tersebut dapat membuatnya lebih produktif dan bisa untuk memaksimalkan kemampuan dan potensi yang dimilikinya tersebut. Dengan menempatkan karyawan sesuai potensi tersebut akan bisa membangun budaya organisasi yang produktif di perusahaan sehingga bisa bekerja sesuai dengan potensi yang dipunyai.

Dengan melihat berbagai alasan seperti di atas, maka penting untuk start up bisa untuk melakukan assessment segera. Assessment center yang profesional dan bisa untuk menemukan potensi karyawan dengan baik tersebut bisa menggunakan layanan dari Prasmul-ELI yang menawarkan program assessment untuk perusahaan, sehingga bisa membantu HRD dan menemukan pelatihan yang tepat sesuai kebutuhan karyawan perusahaan. Hubungi Prasmul-ELI mengenai program assessment tersebut di kontak +628 22 1111 1150.

Sumber : https://prasmul-eli.co/id/programs/public-assessment-center-Programs